June 03, 2026

Investasi Perhiasan Jangka Panjang: Apakah Menguntungkan di 2026?

Pernah mendengar ungkapan, "Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui?" Nah, membeli perhiasan berkualitas sering kali memiliki filosofi yang mir...

investasi perhiasan jangka panjang

Pernah mendengar ungkapan, "Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui?" Nah, membeli perhiasan berkualitas sering kali memiliki filosofi yang mirip.

Anda mendapatkan aksesori yang indah untuk dipakai sekaligus aset yang berpotensi mempertahankan bahkan meningkatkan nilainya.

Namun, muncul pertanyaan yang semakin sering dibahas pada 2026: apakah investasi perhiasan jangka panjang masih layak dipertimbangkan ketika harga emas sudah melonjak tinggi?

Jawabannya tidak sesederhana "ya" atau "tidak". Investasi perhiasan berbeda dengan membeli emas batangan.

Ada unsur desain, craftsmanship, merek, hingga kelangkaan batu permata yang memengaruhi nilainya.

Di sisi lain, tren pasar logam mulia masih menunjukkan prospek yang menarik.

Berbagai lembaga keuangan global bahkan masih memproyeksikan harga emas tetap kuat sepanjang 2026 karena didorong oleh ketidakpastian ekonomi, permintaan bank sentral, dan faktor geopolitik.

Lalu, bagaimana posisi investasi perhiasan jangka panjang dibandingkan instrumen investasi lainnya?

Mari kita bahas secara mendalam.

Investasi Perhiasan Jangka Panjang: Apakah Masih Menguntungkan di 2026? Kenali Dulu Apa yang Anda Beli

Sebelum berbicara tentang keuntungan, ada satu hal yang sering disalahpahami.

Banyak orang menganggap semua perhiasan otomatis merupakan investasi. Padahal kenyataannya tidak demikian.

Ketika membeli sebuah cincin berlian, misalnya, harga yang dibayar bukan hanya nilai emas atau berliannya. Ada biaya desain, produksi, pemasaran, sertifikasi, hingga margin toko.

Artinya, jika dijual kembali keesokan harinya, kemungkinan besar nilainya lebih rendah.

Lalu mengapa banyak kolektor tetap membeli perhiasan premium?

Karena investasi perhiasan adalah permainan jangka panjang.

Semakin eksklusif desainnya, semakin tinggi kualitas materialnya, dan semakin kuat reputasi mereknya, semakin besar peluang nilainya bertahan atau bahkan meningkat seiring waktu.

Menariknya lagi, beberapa model klasik justru menjadi incaran kolektor bertahun-tahun setelah pertama kali diluncurkan.

Memahami Faktor yang Membuat Nilai Perhiasan Terus Bertahan

Mengapa ada kalung emas yang harganya naik signifikan setelah disimpan selama bertahun-tahun, sementara ada pula yang justru sulit dijual dengan harga memuaskan?

Jawabannya terletak pada nilai intrinsik dan nilai tambah.

Nilai intrinsik berasal dari kandungan logam mulia atau batu permata yang digunakan.

Semakin tinggi kadar emas, misalnya 18K, 22K, hingga 24K semakin besar pula nilai materialnya. Namun, untuk perhiasan, nilai tidak berhenti di situ.

Ada nilai tambah yang berasal dari desain, teknik pengerjaan (craftsmanship), eksklusivitas koleksi, hingga reputasi merek. Bahkan, beberapa rumah perhiasan internasional mampu menjual kembali koleksi lamanya dengan harga berkali-kali lipat karena permintaan kolektor terus meningkat.

Di Indonesia sendiri, prospek industri perhiasan tetap dinilai cerah meskipun harga emas terus naik.

Kementerian Perindustrian menilai masyarakat akan tetap membeli perhiasan karena memiliki dua fungsi sekaligus: sebagai aset dan aksesori yang dapat digunakan sehari-hari.

Artinya, ketika Anda membeli perhiasan berkualitas, Anda sebenarnya tidak hanya membeli emas.

Anda juga membeli karya seni. Anda membeli sejarah.

Dan dalam beberapa kasus, Anda membeli barang koleksi.

Mengapa Tahun 2026 Menjadi Momentum Menarik untuk Investasi Perhiasan Jangka Panjang?

Kalau diperhatikan, kondisi ekonomi global masih penuh ketidakpastian.

Inflasi, gejolak geopolitik, fluktuasi pasar saham, perubahan suku bunga.

Situasi seperti inilah yang biasanya membuat investor mulai mencari aset yang lebih defensif.

Selama puluhan tahun, emas dikenal sebagai salah satu safe haven asset.

Bahkan menurut analisis terbaru World Gold Council, emas masih menjadi aset strategis bagi investor Indonesia karena mampu menjaga daya beli dalam jangka panjang serta meningkatkan kualitas portofolio investasi melalui diversifikasi.

Namun ada pertanyaan menarik.

Kalau emas batangan sedang naik daun, apakah perhiasan ikut menikmati keuntungan yang sama?

Jawabannya: sebagian besar iya, meskipun mekanismenya berbeda.

Harga dasar perhiasan tetap dipengaruhi oleh harga emas dunia.

Ketika harga emas naik, nilai kandungan emas dalam perhiasan juga ikut meningkat.

Meski demikian, harga jual kembali tetap dipengaruhi oleh beberapa faktor lain seperti:

  • kadar emas;
  • berat bersih;
  • kondisi fisik;
  • sertifikat;
  • desain;
  • kebijakan toko tempat menjual kembali.

Karena itu, memilih perhiasan untuk investasi memerlukan strategi yang lebih matang dibanding membeli emas batangan.

Bukan berarti sulit. Hanya saja, Anda perlu lebih selektif.

Jenis Perhiasan yang Paling Layak Dijadikan Investasi

Sekarang masuk ke pertanyaan yang paling sering diajukan.

Apakah semua perhiasan memiliki potensi investasi yang sama?

Jawabannya tentu tidak.

Sama seperti properti, ada rumah yang nilainya naik pesat karena lokasinya strategis, sementara ada pula yang pertumbuhannya biasa saja. Perhiasan pun demikian.

Ada model yang cepat kehilangan nilai karena mengikuti tren sesaat, tetapi ada juga yang tetap diminati puluhan tahun kemudian.

Berikut beberapa kategori perhiasan yang umumnya lebih prospektif sebagai investasi perhiasan jangka panjang.

1. Perhiasan Emas dengan Kadar Tinggi

Emas masih menjadi pilihan utama bagi banyak investor karena memiliki likuiditas tinggi dan nilainya cenderung mengikuti pergerakan harga emas dunia.

Perhiasan dengan kadar 18K hingga 22K biasanya menjadi pilihan ideal karena tetap kuat digunakan sehari-hari sekaligus memiliki kandungan emas yang tinggi.

Sementara itu, emas 24K lebih sering digunakan sebagai logam mulia dibanding perhiasan karena sifatnya yang relatif lunak.

Jenis Perhiasan Karakteristik Kelebihan untuk Investasi Contoh Koleksi Wanda House of Jewels

Cincin Emas 18K

Menggunakan emas 18K yang dipadukan dengan berlian alami berkualitas tinggi. Kadar emas ini ideal untuk dipakai setiap hari karena lebih kuat dibanding emas 24K. Wanda House of Jewels juga menjelaskan bahwa seluruh koleksinya menggunakan

Natural Diamond

dan

emas 18K

dengan material berkualitas terbaik.

Nilai emas mengikuti harga emas dunia, sementara desain premium dan berlian alami dapat memberikan nilai tambah dalam jangka panjang.

Ladies Ring Atara, Ladies Ring Maryam, Ladies Ring Victoire, Ladies Ring Electa, dan Ladies Ring Blumee merupakan koleksi cincin signature Wanda yang dibuat menggunakan emas 18K serta berlian D Color & VVS Clarity.

Kalung (Pendant) Emas 18K

Kalung emas dengan liontin berlian memberikan keseimbangan antara fungsi investasi dan aksesori sehari-hari.

Mudah dipadukan dengan berbagai gaya berpakaian sekaligus memiliki kandungan emas yang tinggi.

Pendant Aura, Pendant Netizen, Pendant Blumee, dan Pendant Alula menggunakan emas 18K dengan berlian alami. Pada Pendant Blumee, tersedia pilihan bentuk berlian Round, Emerald, Pear, Asscher, hingga Radiant Cut.

Gelang & Bangle Emas 18K

Memiliki bobot emas relatif lebih besar dibanding cincin sehingga kandungan emasnya juga lebih tinggi.

Cocok bagi kolektor yang menginginkan kombinasi antara investasi logam mulia dan kemewahan perhiasan.

Bangle Maryam, Bangle Electa, Bangle Aura Royale, Bracelet Eterna, dan Bracelet Alula menjadi beberapa koleksi premium Wanda House of Jewels.

Anting Emas 18K

Anting berlian memberikan tampilan elegan untuk penggunaan harian maupun acara formal.

Nilai emas tetap terjaga, ditambah kualitas berlian alami yang meningkatkan eksklusivitas produk.

Earrings Sarinah, Earrings Electa, Earrings Aura, Earrings Blumee, dan Earrings Alula merupakan bagian dari koleksi signature Wanda.

2. Cincin Berlian Bersertifikat

Berlian memang tidak sefleksibel emas dalam hal likuiditas.

Namun, berlian berkualitas tinggi dengan sertifikat resmi seperti GIA memiliki pasar tersendiri, terutama untuk ukuran besar, warna tinggi (misalnya D–F), dan kejernihan yang sangat baik.

Mengapa sertifikat begitu penting?

Karena tanpa sertifikat, calon pembeli akan lebih sulit memverifikasi kualitas batu. Akibatnya, harga jual kembali bisa jauh lebih rendah.

3. Perhiasan dengan Desain Klasik

Tren datang dan pergi.

Hari ini model minimalis menjadi favorit.

Besok bisa saja berganti ke gaya vintage.

Namun, desain klasik hampir selalu memiliki penggemarnya.

Model seperti solitaire, tennis bracelet, atau kalung rantai sederhana cenderung lebih mudah dijual kembali dibanding desain yang terlalu unik atau mengikuti tren sesaat.

4. Koleksi Edisi Terbatas

Beberapa rumah perhiasan mengeluarkan koleksi terbatas dengan jumlah produksi yang sangat sedikit.

Kelangkaan inilah yang sering menjadi pendorong kenaikan nilai di pasar kolektor.

Memang tidak semua koleksi akan mengalami apresiasi harga, tetapi peluangnya jauh lebih besar dibanding produk massal.

Strategi Memilih Investasi Perhiasan Jangka Panjang agar Tidak "Boncos"

Nah, ini bagian yang sering dilewatkan.

Banyak orang hanya fokus pada model yang cantik.

Padahal, investasi yang baik dimulai dari keputusan membeli yang tepat.

Beberapa strategi berikut layak dipertimbangkan.

  • Pilih toko dengan reputasi baik.
  • Pastikan tersedia sertifikat keaslian.
  • Simpan nota pembelian.
  • Hindari desain yang terlalu mengikuti tren.
  • Perhatikan biaya pembuatan (making charge).
  • Tanyakan kebijakan buyback sebelum membeli.

Mengapa making charge penting?

Karena biaya inilah yang sering membuat pembeli terkejut saat menjual kembali perhiasannya.

Ongkos pembuatan biasanya tidak diperhitungkan dalam harga buyback sehingga selisih harga bisa cukup besar, terutama jika perhiasan baru dibeli dalam waktu singkat.

Jadi, kalau tujuan utama Anda adalah investasi, jangan hanya bertanya: "Bagus tidak modelnya?"

Tetapi juga tanyakan: "Berapa nilai jual kembalinya lima atau sepuluh tahun lagi?"

Pertanyaan kedua sering kali jauh lebih penting.

Kesalahan yang Masih Sering Dilakukan Investor Pemula

Investasi perhiasan bukan sekadar membeli emas atau berlian lalu menunggu harganya naik.

Banyak investor pemula justru kehilangan potensi keuntungan karena melakukan kesalahan yang sebenarnya dapat dihindari. Berikut beberapa kesalahan yang paling sering terjadi.

1. Membeli Hanya karena Diskon Besar

Siapa yang tidak tergoda melihat tulisan "Diskon 50%" atau "Promo Terbatas Hari Ini"? Sayangnya, harga murah bukan jaminan bahwa sebuah perhiasan merupakan investasi yang baik.

Fokus utama seharusnya bukan pada besarnya potongan harga, melainkan pada kualitas produk.

Perhatikan kadar emas, kualitas berlian, sertifikasi, hingga reputasi toko perhiasan. Jangan sampai Anda mendapatkan harga murah, tetapi kualitas logam atau batu permatanya justru di bawah ekspektasi.

Para ahli juga mengingatkan agar pembeli tidak hanya terpaku pada harga emas, tetapi turut memperhitungkan biaya pembuatan (making charge) dan kualitas keseluruhan perhiasan.

2. Tidak Memeriksa Kadar Emas

Kesalahan berikutnya adalah membeli perhiasan tanpa mengetahui kadar emasnya.

Padahal, kadar emas merupakan salah satu faktor utama yang menentukan nilai intrinsik sebuah perhiasan.

Sebagai contoh, emas 18K mengandung sekitar 75% emas murni, sedangkan emas 22K memiliki kandungan sekitar 91,6%. Semakin tinggi kadar emas, umumnya semakin tinggi pula nilai logam mulianya.

Jika Anda baru mengetahui kadar emas setelah hendak menjualnya kembali, bukan tidak mungkin harga yang diterima jauh di bawah perkiraan.

Karena itu, selalu periksa cap kadar emas (hallmark) dan pastikan informasi tersebut tercantum pada invoice pembelian.

3. Mengabaikan Sertifikat Keaslian

Kesalahan ini cukup sering terjadi, terutama ketika membeli perhiasan berlian.

Banyak pembeli hanya memastikan bahwa berliannya terlihat indah tanpa memeriksa apakah tersedia sertifikat resmi, seperti GIA (Gemological Institute of America).

Padahal, sertifikat berfungsi sebagai bukti independen mengenai spesifikasi berlian, mulai dari carat, color, clarity, hingga cut.

Ketika suatu hari Anda ingin menjual kembali perhiasan tersebut, keberadaan sertifikat dapat mempercepat proses verifikasi dan meningkatkan kepercayaan calon pembeli.

Sebaliknya, tanpa sertifikat, pembeli biasanya akan meminta pemeriksaan ulang sehingga proses negosiasi menjadi lebih lama dan harga yang ditawarkan berpotensi lebih rendah.

4. Tidak Menyimpan Bukti Pembelian

Invoice sering dianggap tidak penting setelah transaksi selesai. Padahal, dokumen ini memiliki banyak fungsi.

Bukti pembelian dapat membantu saat melakukan klaim garansi, pengajuan asuransi, penilaian ulang (appraisal), maupun ketika Anda ingin menjual kembali perhiasan tersebut.

Oleh karena itu, simpan invoice dalam bentuk fisik maupun salinan digital agar mudah ditemukan saat dibutuhkan.

5. Memakai Perhiasan Setiap Hari Tanpa Perawatan

Perhiasan memang dibuat untuk dikenakan, tetapi jika tujuan utamanya juga sebagai investasi, perawatan tidak boleh diabaikan.

Pemakaian setiap hari dapat menyebabkan goresan halus, penyok, perubahan warna, atau bahkan membuat batu permata menjadi longgar akibat benturan.

Kondisi fisik perhiasan merupakan salah satu faktor yang dipertimbangkan ketika dilakukan penilaian ulang atau dijual kembali.

Membersihkan perhiasan secara berkala, menyimpannya di kotak khusus, serta melakukan pemeriksaan rutin di toko perhiasan dapat membantu menjaga tampilannya tetap prima.

6. Tidak Memahami Cara Kerja Nilai Jual Kembali

Banyak investor pemula mengira harga jual kembali akan sama dengan harga beli. Kenyataannya tidak demikian.

Harga sebuah perhiasan saat dibeli biasanya sudah mencakup biaya desain, pengerjaan, distribusi, hingga margin penjual.

Ketika dijual kembali, penilaian lebih banyak didasarkan pada kandungan emas, kualitas berlian, kondisi fisik, sertifikat, dan permintaan pasar saat itu.

Karena itu, penting memiliki ekspektasi yang realistis sejak awal bahwa investasi perhiasan lebih cocok dipandang sebagai penyimpan nilai jangka panjang daripada instrumen untuk memperoleh keuntungan dalam waktu singkat.

7. Tidak Membandingkan Beberapa Penjual

Kesalahan terakhir adalah langsung membeli di toko pertama yang dikunjungi.

Padahal, spesifikasi yang sama bisa saja ditawarkan dengan layanan yang berbeda.

Ada toko yang memberikan garansi lebih panjang, layanan pembersihan gratis, program buyback, atau fasilitas trade-in yang lebih menguntungkan.

Meluangkan waktu untuk membandingkan beberapa penjual terpercaya dapat membantu Anda memperoleh produk dengan kualitas terbaik sekaligus layanan purna jual yang lebih lengkap.

Pada akhirnya, investasi perhiasan tidak hanya bergantung pada apa yang Anda beli, tetapi juga bagaimana Anda membelinya, menyimpan dokumennya, serta merawatnya selama bertahun-tahun.

Strategi sederhana tersebut dapat membantu menjaga nilai perhiasan tetap optimal ketika suatu saat ingin diwariskan maupun dijual kembali.

Investasi Perhiasan Jangka Panjang: Apakah Masih Menguntungkan di 2026? Perhiasan atau Emas Batangan, Mana yang Lebih Cuan?

Inilah pertanyaan yang hampir selalu muncul ketika seseorang mulai serius berinvestasi.

Lebih baik membeli emas batangan atau perhiasan?

Jawabannya bergantung pada tujuan Anda.

Kalau target utamanya adalah pertumbuhan nilai investasi, emas batangan umumnya lebih unggul. Spread harga jual dan beli relatif lebih kecil, kadar emas lebih tinggi, serta tidak dibebani biaya desain maupun ongkos pembuatan.

Namun, kalau Anda menginginkan aset yang bisa dipakai, dinikmati, sekaligus berpotensi mempertahankan nilai, maka perhiasan menjadi pilihan yang menarik.

Bayangkan seperti ini.

Membeli emas batangan ibarat memiliki deposito emas.

Sementara membeli perhiasan berkualitas ibarat memiliki apartemen yang selain berpotensi naik nilainya juga bisa langsung ditempati.

Keduanya sama-sama aset.

Hanya fungsi dan karakter investasinya yang berbeda.

Berikut gambaran sederhananya.

Aspek

Perhiasan

Emas Batangan

Bisa dipakai

Ya

Tidak

Nilai estetika

Sangat tinggi

Tidak ada

Likuiditas

Tinggi, tetapi tergantung model dan kadar

Sangat tinggi

Biaya pembuatan

Ada

Hampir tidak ada

Cocok untuk koleksi

Ya

Tidak

Potensi investasi jangka panjang

Baik

Sangat baik

Artinya, tidak ada jawaban yang mutlak benar.

Justru banyak perencana keuangan menyarankan diversifikasi.

Misalnya, sebagian dana dialokasikan ke emas batangan, sedangkan sebagian lagi ke investasi perhiasan jangka panjang berkualitas tinggi agar mendapatkan manfaat investasi sekaligus nilai estetika.

Prospek emas sendiri masih dinilai positif pada 2026 sebagai aset lindung nilai, sementara perhiasan tetap memiliki daya tarik karena fungsi gandanya sebagai investasi dan barang koleksi.

Investasi Perhiasan Jangka Panjang: Apakah Masih Menguntungkan di 2026? Prospek dalam Lima hingga Sepuluh Tahun Mendatang

Kalau berbicara investasi, jangan hanya melihat harga hari ini.

Lihat juga arahnya.

Berikut tabel prospek investasi perhiasan dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang:

Faktor Prospek 2026–2036 Mengapa Penting bagi Investor?

Harga Emas Global

Emas masih dipandang sebagai

safe haven asset

ketika terjadi ketidakpastian ekonomi, inflasi, maupun gejolak geopolitik. Permintaan dari bank sentral di berbagai negara juga masih menjadi salah satu pendorong harga emas.

Nilai perhiasan emas berkualitas tinggi cenderung ikut terdorong ketika harga emas dunia meningkat.

Permintaan Perhiasan

Kebutuhan terhadap perhiasan diperkirakan tetap stabil karena digunakan untuk pertunangan, pernikahan, hadiah, ulang tahun, hingga warisan keluarga.

Berbeda dengan tren fesyen biasa, perhiasan memiliki nilai emosional sehingga permintaannya relatif bertahan dalam jangka panjang.

Perhiasan Berlian Berkualitas

Berlian alami dengan sertifikasi terpercaya seperti GIA tetap diminati karena kelangkaannya dan reputasi kualitasnya.

Sertifikat resmi mempermudah proses autentikasi dan dapat meningkatkan kepercayaan ketika perhiasan dijual kembali.

Desain Klasik (Timeless)

Model solitaire, halo, dan desain minimalis diperkirakan tetap populer selama bertahun-tahun.

Desain klasik lebih mudah diterima pasar dibanding model yang mengikuti tren sesaat.

Koleksi Premium

Perhiasan dari rumah perhiasan premium dengan material berkualitas tinggi cenderung memiliki daya tarik lebih besar di pasar sekunder.

Reputasi merek dan kualitas pengerjaan dapat menjadi nilai tambah selain kandungan emas dan berlian.

Likuiditas

Perhiasan emas relatif mudah dijual kembali melalui toko perhiasan, butik resmi, maupun pasar kolektor, meskipun harga jual dipengaruhi kondisi fisik, kadar emas, dan kualitas batu permata.

Investor memiliki lebih banyak pilihan ketika ingin mencairkan aset dibanding beberapa instrumen koleksi lainnya.

Jadi, apakah investasi perhiasan jangka panjang masih menguntungkan di 2026?

Ya, masih menguntungkan, tetapi dengan catatan.

Jangan membeli perhiasan hanya karena sedang tren.

Jangan pula menganggap semua perhiasan pasti menghasilkan keuntungan.

Fokuslah pada kualitas, pilih emas berkadar tinggi, utamakan berlian yang memiliki sertifikat resmi, belilah dari toko yang terpercaya, simpan seluruh dokumen pembelian rawat perhiasan dengan baik, dan yang paling penting, milikilah pola pikir investasi jangka panjang.

Perhiasan bukanlah instrumen untuk mencari keuntungan dalam hitungan minggu atau bulan.

Nilainya cenderung berkembang seiring waktu, apalagi jika didukung kenaikan harga emas, kualitas material yang tinggi, serta desain yang tetap relevan di berbagai zaman.

Pada akhirnya, investasi terbaik bukan hanya yang memberikan potensi keuntungan finansial.

Tetapi juga yang mampu memberikan nilai emosional, kebanggaan, dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Itulah mengapa perhiasan berkualitas tetap memiliki tempat tersendiri di dunia investasi.

FAQ

1. Apakah perhiasan emas cocok untuk investasi jangka panjang?

Ya. Perhiasan emas dapat menjadi investasi jangka panjang, terutama jika memiliki kadar emas tinggi, dibuat dengan kualitas baik, dan dibeli dari penjual terpercaya. Namun, investor juga perlu memperhitungkan biaya pembuatan dan selisih harga jual kembali.

2. Apakah lebih baik membeli emas batangan daripada perhiasan?

Jika tujuan utama adalah memaksimalkan keuntungan investasi, emas batangan umumnya lebih efisien. Sebaliknya, perhiasan cocok bagi mereka yang ingin memperoleh manfaat ganda, yaitu sebagai aset sekaligus aksesori.

3. Bagaimana cara mengetahui perhiasan berkualitas investasi?

Perhatikan kadar emas, berat bersih, sertifikat keaslian, kualitas batu permata, reputasi toko, serta kebijakan buyback. Semakin lengkap dokumennya, biasanya semakin mudah pula saat dijual kembali.

4. Apakah berlian selalu naik nilainya?

Tidak selalu. Nilai berlian dipengaruhi oleh kualitas berdasarkan standar 4C (Cut, Color, Clarity, dan Carat), sertifikasi, permintaan pasar, serta kondisi fisiknya. Berlian berkualitas tinggi umumnya memiliki peluang mempertahankan nilai lebih baik.

5. Berapa lama idealnya menyimpan perhiasan sebagai investasi?

Idealnya lebih dari lima tahun. Dalam jangka waktu yang lebih panjang, peluang mendapatkan manfaat dari kenaikan harga emas maupun meningkatnya nilai koleksi menjadi lebih besar.

6. Apakah model perhiasan memengaruhi harga jual kembali?

Ya. Model klasik seperti solitaire, gelang tenis (tennis bracelet), atau kalung rantai sederhana biasanya memiliki permintaan yang lebih stabil dibanding desain yang sangat mengikuti tren sesaat.

7. Bagaimana cara merawat perhiasan agar nilainya tetap terjaga?

Simpan di tempat yang aman dan kering, hindari benturan keras maupun paparan bahan kimia, bersihkan secara berkala, serta simpan sertifikat dan nota pembelian. Perawatan yang baik membantu menjaga kondisi fisik sekaligus meningkatkan kepercayaan calon pembeli saat dijual kembali.

Updated: July 19, 2026

Collections

Show All